Clemente Tegaskan Posisi Bek Kiri Las Palmas Sudah Aman, Bonfanti Bisa Diandalkan

posisi bek kiri - ilustrasi berita Clemente Tegaskan Posisi Bek Kiri Las Palmas Sudah Aman, Bonfanti Bisa Diandalkan

Enrique Clemente: posisi bek kiri Las Palmas dianggap aman setelah bursa, ia dukung Bonfanti dan jelaskan evaluasi tim usai kekalahan 5-2 di Montilivi.

0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Enrique Clemente memberikan respons tenang soal kondisi skuat menyusul penutupan pasar transfer dan kekalahan telak 5-2 di Montilivi. Menurutnya, posisi bek kiri Las Palmas tidak menjadi masalah meski klub tidak menambah pemain di jendela transfer terakhir.

posisi bek kiri - ilustrasi berita Clemente Tegaskan Posisi Bek Kiri Las Palmas Sudah Aman, Bonfanti Bisa Diandalkan

Clemente menegaskan keyakinannya pada Bonfanti, yang sempat mendapat kepercayaan tampil di laga-laga awal musim dan menunjukkan performa positif. Bek berpengalaman itu meminta agar fokus tetap pada pekerjaan tim menjelang duel kandang melawan Leganés.

Posisi bek kiri dan peran Bonfanti

Soal kekosongan di area bek kiri setelah penutupan bursa, Clemente memilih bicara menenangkan. Ia menilai posisi bek kiri terjaga karena Bonfanti telah menunjukkan kapasitasnya: tampil baik di beberapa pertandingan awal, debut yang menantang di kandang, serta kontribusi saat menang di Ceuta.

“Tidak berarti Bonfanti tak bisa lagi dimainkan sebagai bek kiri; dia sudah membuktikan bisa memenuhi peran dengan baik,” ujarnya. Clemente juga menekankan bahwa keputusan soal perekrutan merupakan ranah direktur olahraga, namun dari sisi pemain ia merasa ada solusi internal yang dapat diandalkan.

Evaluasi skuad setelah jendela transfer

Pemain yang musim lalu membela Zaragoza tersebut memandang komposisi tim kini cukup seimbang. Menurutnya, mempertahankan pemain inti musim lalu menjadi fondasi penting, sementara penambahan-penambahan yang datang pada musim panas juga memberi kontribusi nyata di laga-laga pembuka.

Clemente menilai tenangnya hari terakhir jendela transfer sebagai sinyal bahwa proses di klub berjalan baik. “Tim ini jadi sangat kompetitif dan seimbang untuk bersaing di semua kompetisi,” kata dia.

Merefleksikan kekalahan di Montilivi

Kekalahan 5-2 dari Girona menjadi momen yang harus dianalisis dan dilupakan dengan cepat. Clemente menyatakan tim tetap tenang karena pengalaman mereka di kasta ini: ada laga yang berjalan mulus dan ada juga yang berat, tergantung situasi lawan dan dinamika pertandingan.

Dia menjelaskan situasi ketika tim bermain dengan 10 pemain membuat segalanya lebih sulit: lawan semakin menekan dan tim mengalami kelelahan fisik, hingga mencoba mengejar hasil yang membuat tim lebih rentan. Menurutnya, pelatih telah mengidentifikasi kesalahan yang bisa diperbaiki dan itu menjadi fokus latihan.

Pembelaan untuk kiper dan pilihan permainan

Secara taktik, Clemente menegaskan keyakinannya pada gaya permainan penguasaan bola yang diusung pelatih. Ia percaya tim memiliki pemain berkualitas di lini depan dan cara terbaik untuk memaksimalkan potensi itu adalah dengan mengalirkan bola cepat dan tepat ke pemain-pemain ofensif. Menurutnya, bermain dengan umpan panjang semata berisiko menghasilkan sedikit peluang.

Kondisi fisik dan kebangkitan pribadi

Clemente kembali dari cedera yang didapat saat uji coba melawan Leiria dan tampil penuh di Montilivi, mencatat 96 menit di lapangan. Ia mengaku terkejut namun senang bisa menyelesaikan pertandingan penuh setelah masa pemulihan panjang, dan memuji kerja staf medis dan fisioterapis klub.

Pelatih juga meminta Clemente memberikan variasi perannya dari posisi bek, seperti membantu organisasi permainan dari belakang. Pemain itu menyatakan ia senang dengan arahan dan variasi konsep dari pelatih, yang membuatnya merasa berkembang.

Siap hadapi Leganés dan Morata

Menjelang laga melawan Leganés, Clemente mengakui kabar kedatangan Álvaro Morata menggegerkan tetapi menggarisbawahi bahwa Leganés bukan hanya soal satu nama. Mereka punya pemain lain berbahaya seperti Patrick Soko dan Álex Millán, serta pelatih yang memberi disiplin dan ketertiban tim.

Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak teralihkan oleh sensasi, melainkan fokus pada analisis lawan, menemukan titik lemah yang bisa dieksploitasi, dan kembali meraih kemenangan di kandang. “Kita harus menutup halaman Girona dan konsentrasi penuh pada Leganés,” tutup Clemente.

About Post Author

carlos munoz

Wartawan sepak bola asal Madrid yang sering meliput El Clásico. Memiliki latar belakang sebagai analis taktik untuk televisi Spanyol.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %